Koran Desa sebagai media informasi warga dan pemerintah desa diluncurkan di Dusun Pandes, Desa Panggungharjo, Kec. Sewon, Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (21/6) lalu. Media ini hadir untuk memberikan informasi menggunakan cara pandang orang desa.

Wahyudi Anggoro Hadi, S.Farm, Apt Pemimpin Perusahaan Koran Desa mengatakan Koran Desa dibuat untuk memberikan informasi tentang desa dengan cara pandang desa bukan orang kota. “Ini merupakan media perlawanan terhadap bebagai tetek bengek yang dicantumkan pada desa,” ujar Wahyudi dalam sambutannya.

Ia berharap Koran Desa dapat memberikan inspirasi untuk perubahan Indonesia yang lebih baik. “Semangat perubahan orang desa dapat menginspirasi perubahan Indonesia. Mari kita definisikan Indonesia dari desa,” ujarnya.

Sedangkan Drs. Sumarno PRS, Wakil Bupati Bantul yang hadir dalam peluncuran Koran Desa tersebut mengharapkan Koran Desa dapat memperkuat peran dan posisi desa. “Indonesia ini terdiri dari 73.000 desa, desa merupakan ujung tombak pembangunan Indonesia. Jika kita ingin Indonesia kuat maka desa harus kita perkuat pula,” ujar Sumarno.

Peluncuran Koran Desa ditandai dengan pelepasan burung merpati oleh Wakil Bupati Bantul. Acara peluncuran sendiri diisi dengan berbagai kesenian, antara lain penampilan dari Komunitas Nali Tari, Gejok Lesung warga Pandes, dan lainnya. Terdapat pula pameran seni rupa karya anak-anak difable dari Komunitas Perspektif.

(et)