—Kawasan di wilayah pedesaan makin lama makin memiliki nilai strategis untuk peningkatan kesejahteraan. Baik bagi pengembangan infra struktur berupa akses jalan,  pasar dan modal, juga menjadi penghubung kepada mobilitas perkotaan dan pedesaan.  Terlebih lagi  laju modernisasi di perkotaan semakin kehabisan lahan untuk produksi dan konsumsi  sehingga mau tidak mau memperluas pencarian sumber-sumber baru hingga masuk ke wilayah desa.  Ini semua akan membawa ekses  yang salah satunya adalah berubahnya tataruang di wilayah desa akibat  desakan perubahan kota yang cepat itu.

—Perubahan yang cepat  harus diantisipasi sehingga menghasilkan perubahan yang positif. Hal ini bisa terjangkau hanya jika  didukung oleh masyarakat luas, terutama oleh komunitas basis di desa. Tanpa dukungan/partisipasi basis komunitas, pembangunan rentan menjadi sumber ketidakadilan baru. Dalam konteks ini, partisipasi menjadi syarat material utama yang tidak dapat diabaikan. Terutama pasca disyahkannya UU Keistimewaan DIY  harapan rakyat kepada perbaikan kesejahteraan yang berpijak kepada kearifan lokal makin menemukan bentuknya yang khas dan diharapkan mampu secara konkrit menjadi sarana rakyat untuk menuju visi peradaban DIY baru yang sejahtera.

SEKILAS TENTANG DESA PANGGUNG HARJO

—Desa Panggung Harjo, Kabupaten Bantul adalah salah satu desa yang utama karena ciri khasnya yang berbeda dengan desa-desa lain. Di samping terdapat sentra pondok pesantren utama krapyak yang menjadi ikon pendidikan Islam ternama, di Panggung Harjo menjadi salah satu ikon sejarah wisata kota di Yogyakarta karena keberadaan “Tegal Panggung”. Yang tidak kalah menarik lagi di Panggung Harjo terdapat puluhan pengrajin seni yang sebagian telah menjadi industri dan juga tempat berkembangnya komunitas kesenian seperti ketoprak, samproh, klenengan dan campursari.

—Kondisi sosial ekonomi. Sumber mata pencaharian penopang sarana kehidupan masyarakat Panggungharjo ini meskipun banyak yang menjadi PNS dan TNI 3,35% (862 orang) namun sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai pegawai swasta 12,69 % (3.264 jiwa), namun ada pula yang bertani / buruh tani 16,97 % (4.366 jiwa), bertenak, berdagang 7,37 % (1.897 orang) dan juga yang mempunyai usaha kerajinan/ industri rumah tangga antara lain mebeler, pembuat patung dan batik alam.

—Industri di desa Panggungharjo yang sebanyak 584 unit usaha yang terdiri dari industri besar 2 unit usaha, industri menengah sebanyak 2 unit usaha dan industri kecil 580 unit usaha, sedang sentra industri kecil terdiri dari sentra masal ada di Tegal krapyak dan sentra tatah sungging di Cabean. Dengan data kondisi kesejahteraan dan  berkembangnya Sektor industri  di Panggung Harjo seharusnya sudah bisa mengentaskan kemiskinan yang ada (21,17%) menjadi lebih kecil lagi. Namun nyatanya industri hanya mampu menyerap menyerap tengakerja sebanyak 2.374 orang saja dan masih menyisakan  1.745 KK miskin. Menurut catatan BKM Panggung Harjo (bkm.panggungharjo.net) Secara ekonomi kondisi masyarakat Panggungharjo sudah dalam kategori diatas garis kemiskinan. Menurut data yang ada 34,34% (2.833 KK) masyarakat sudah berada dalam kondisi sejahtera, 44,49% (3.670 KK) dalam kondisi pra sejahera dan 21,17 % (1.746 KK) masih dalam kondisi miskin.

—Terlepas capaian yang ada masih jauh dari harapan, potensi yang dimiliki oleh Desa Panggung Harjo masih banyak belum tergarap. Bagaikan mutiara yang masih belum diangkat ke permukaan laut, sehingga belum terlihat keindahan yang tersimpan. Maka untuk  itu perlu usaha lebih jauh untuk memetakan potensi yang belum tergarap dengan upaya perencanaan berbasis komunitas – komunitas di Desa Panggung Harjo.

—Salah potensi yang dimiliki oleh desa adalah pengembangan lingkungan yang kondusif bagi pendidikan. Apa yang dimaksud dengan pengembangan potensi wilayah yang mendukung lingkungan pendidikan itu? Yakni suatu usaha bersama komunitas sedemikian rupa sehingga desa panggung harjo merupakan kawasan yang ke depan terkenal dengan kemampuan untuk memproduksi praktek-praktek praktis dan gagasan yang lahir langsung dari pergulatan komunitas – komunitas mandiri di Desa Panggung Harjo.